Powered By Blogger

Minggu, 27 Desember 2015

TUGAS 7 : PSIKOLOGI MANAGEMEN (Review jurnal tentang Motivasi)


KELOMPOK SEMANGKA   :
1.     Amylia Arifin                   ( 10513806 )
2.     Dicky Noviandi R             ( 12513423 )
3.     Hendra Setiawan              ( 14513020 )
4.     Ikhasan Zakaria               ( 14513257 )
5.     Widya Djaati                    ( 19513267 )

Kelompok kami disini  mempunyai tugas meng-review jurnal yang bertemakan  “Motivasi”. Jurnal yang kami pilih : “Pengaruh Motivasi Belajar siswa terhadap Prestasi Belajar IPA di Sekolah Dasar (Studi Kasus terhadap Siswa Kelas IV SDN Tarumanagara Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya)” link nya : http://www.jurnal.upi.edu/file/8-Ghullam_Hamdu.pdf
Silahkan klik link tersebut untuk mengetahui Jurnal yang kami review. Terima kasih J

TUGAS REVIEW JURNAL PSIKOLOGI MANAGEMEN
Jenis Penelitian          : Jurnal Penelitian Kuantitatif
Nama penulis              : Ghullam Hamdu, dan Lisa Agustina  
Judul  Jurnal               : Pengaruh Motivasi Belajar siswa terhadap Prestasi Belajar
IPA di Sekolah Dasar (Studi Kasus terhadap Siswa Kelas IV SDN Tarumanagara Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya)
Ukuran jurnal             : Vol. 12 No. 1 ISSN 1412-565X
Tahun                         : April 2011   



A.   Latas Belakang    :
Pendidikan sangat penting untuk di Era Globalisasi sekarang ini, apalagi sekarang kita hidup di jaman modern, tidak mungkin kita tidak mempunyai pendidikan, ataupun pengetahuan sama sekali, karena jika itu terjadi maka akan akan menghambat kita untuk beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggal kita, baik itu keluarga, sekolah dan tempat umum lainnya. Seperti hal nya dengan pendidikan dan pengajaran itu merupakan suatu proses yang sadar dengan tujuan.  Seperti halnya tujuan dapat diartikan suatu usaha yang memberikan rumusan hasil yang diharapkan siswa setelah melaksanakan pengalaman belajar (Sadirman, 2014). Faktor yang terpenting selain tujuan ialah yaitu faktor  yang  mempengaruhi  prestasi  siswa  adalah  motivasi. 

Dengan  adanya motivasi, siswa akan belajar lebih keras, ulet, tekun dan memiliki dan memiliki konsentrasi penuh dalam  proses  belajar  pembelajaran.  Dorongan  motivasi  dalam  belajar  merupakan  salah  satu  hal yang perlu dibangkitkan dalam upaya pembelajaran di sekolah. Motivasi belajar  yang dimiliki  siswa  dalam  setiap  kegiatan  pembelajaran  sangat  berperan untuk  meningkatkan  prestasi  belajar  siswa  dalam  mata  pelajaran  tertentu  (Nashar,  2004:11). Siswa yang bermotivasi tinggi dalam belajar memungkinkan akan memperoleh hasil belajar yang tinggi  pula,  artinya  semakin  tinggi  motivasinya,  semakin  intensitas  usaha  dan  upaya  yang dilakukan, maka semakin tinggi prestasi belajar yang diperolehnya.

Seperti dalam pengertian lainnya, motivasi (dalam Hakim, 2009) adalah suatu dorongan kehendak yang menyebabkan sesorang melakukan suatu perbuatan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam belajar tingkat ketekunan siswa sangat di tentukan oleh adanya motif dan kuat lemahnya motivasi belajar yang ditimbulkan motif tersebut.

Untuk jenjang sekolahan, biasanya IPA adalah salah satu mata pelajaran yang sering disukai oleh para siswa, karena dapat memberikan peranan dan pengalaman siswanya. Dengan hasil pembelajaran IPA juga dapat mempengaruhi motivasi yang dimiliki oleh siswa.  Baik itu motivasi dari internal, atau dalam diri siswa nya ataupun motivasi dari eksternal yaitu lingkungan keluarga atau lingkungan tempat tinggal siswa. Pelajaran IPA di sekolah, banyak dilakukan dengan upaya yaitu, salah satu nya melalui peningkatan motivasi belajar. Dalam hal belajar siswa akan berhasil jika dalam dirinya sendiri ada kemauan untuk belajar dan keinginan atau dorongan
untuk belajar, karena dengan peningkatan motivasi belajar maka siswa akan tergerak, terarahkan sikap dan perilaku siswa dalam belajar, dalam hal ini belajar IPA.

B.      Metode    :
Penelitian dari jurnal ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilaksanakan di kelas IV SDN 18 Kecamatan Tawang  Kota  Tasikmalaya  dengan  sampel  sebanyak  26  orang  siswa  dan  dilakukan selama 4 bulan  dari bulan  Agustus sampai dengan  November 2010.
a)     Variabel  Independen : Motivasi belajar siswa dengan 8 indikator disusun dalam Abin  Syamsudin  M  (2007:30)  kemudian  disusun  dalam  bentuk  instrumen  angket  (skala  likert) dengan jumlah 20 soal.
b)     Variabel  Dependen  yaitu  nilai  tes  formatif  mata  pelajaran  IPA  yang berasal dari data dokumentasi rata-rata prestasi belajar siswa dalam pembelajaran.

C.      Subjek penelitian  : 
a)   Siswa kelas IV SDN Kecamatan Tawang  Kota  Tasikmalaya
b)   Sampel 26 orang siswa  dilakukan penelitian selama 4 bulan dari bulan agustus sampai dengan November 2010

D.      Hasil penelitian   :
Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  secara  umum motivasi belajar  dan  prestasi belajar siswa kelas IV SD N Tarumanagara tergolong baik. Analisis juga menunjukkan bahwa pengaruh motivasi  belajar  besar  pengaruhnya  terhadap  prestasi  belajar  IPA  dari  siswa.  Sehungga sebagaimana  yang  diungkapkan  oleh Keller  (dalam  Nashar,  2004:77)  bahwa  prestasi  belajar
dapat dilihat dari terjadinya perubahan hasil masukan pribadi berupa motivasi dan harapan untuk berhasil.  Peningkatan  hasil  belajar  siswa  dipengaruhi  oleh  banyak  faktor  salah  satunya  adalah motivasi untuk belajar.

Hasil  penelitian  ini  juga  menginformasikan  terdapat  pengaruh  yang  signifikan  antara motivasi terhadap prestasi belajar siswa. Hal ini berarti bahwa jika siswa memiliki motivasi dalam belajar, maka prestasi belajarnya pun akan baik (tinggi). Sebaliknya jika siswa memiliki kebiasaan yang buruk dalam belajar, maka prestasi belajarnya pun akan buruk (rendah)

E.      Hipotesis jurnal :
Berdasarkan uji hipotesis diperoleh, besarnya koefisien korelasi (r) yaitu sebesar 0,693 lebih besar  dari  0,491  dengan  taraf  signifikan  1%.  Dengan  demikian  dapat  disimpulkan  bahwa  Ha diterima  yaitu  “terdapat  hubungan  motivasi  belajar  terhadap  prestasi  belajar  IPA”  Jika dikonsultasikan  dengan  pendapat  Arikunto,  S  (2006)  maka  besarnya  korelasi  ini  berada  pada rentang  0,600  –  0,800  dengan  tingkat  hubungan  yang  tinggi.  Dengan  demikian  data  di  atas

F.       Kelebihan dan kekurangan jurnal :
Secara keseluruhan jurnal ini sudah terlihat sangat baik dalam hal mendeskripsikan apa yang ingin disampaikan oleh peneliti.  Dikarenakan penelitian ini termasuk penelitian yang menggunakan metode secara kuantitatif yakni dengan variabel independen dan dependen , peneliti lebih bisa menyaksikan langsung kejadian di lapangan seperti apa. Deskripsi yang detail dan mendalam tentang kasus merupakan sebuah keharusan bagi peneliti kualitatif. Kemudian dari segi struktural,  akan lebih baik lagi jika ditambahkan poin masalah atau pertanyaan penelitian. Hal ini tentunya akan membantu peneliti untuk mempermudah dalam hal mengkategorikan atau mengklasifikasikan tujuan penelitiannya.  

G.     Kesimpulan                     :
Menurut saya,  kesimpulan yang diambil dari penelitian ini dengan berdasarkan pengolahan data, yang di dapat pada saat melakukan penelitian yang dibantu dengan program SPSS 16.0 menyatakan bahwa siswa kelas IV SDN Tarumanegara Kota Tasikmalaya terhadap motivasi belajar dengan prestasi belajar memiliki pengaruh yang signifikan, dengan ini disimpulkan bahwa terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar IPA”. Setelah dikorelasikan menunjukkan interprestasi tingkat reliabilitas tinggi besarnya pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar IPA siswa kelas IV SDN Tarumanagara Tawang Tasikmalaya adalah sebesar 48,1%.







REFERENSI

Abin Syamsudin. (1996). Psikologi kependidikan. Bandung: Remaja Rosda karya.
Hakim, T. (2009). Belajar secara efektif. Jakarta : Rajagrafindo Persadan
Nashar. (2004). Peranan motivasi dan kemampuan awal dalam kegiatan pembelajaran. Jakarta: Delia Press.
            Sadirman. (2004).Interaksi dan motivasi belajar. Jakarta: Rineka Cipta.