Powered By Blogger

Senin, 05 Oktober 2015

TUGAS 1 : PSIKOLOGI MANAJEMEN (Definisi Komunikasi)


Tugas Kelompok Psikologi  Managemen
Kelompok Semangka
1.     Amylia Arifin                   ( 10513806 )
2.     Dicky Noviandi R             ( 12513423 )
3.     Hendra Setiawan               ( 14513020 )
4.     Ikhasan Zakaria                 ( 14513257 )
5.     Widya Djaati                     ( 19513267 )

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Komunikasi merupakan aktifitas dasar manusia. Melalui komunikasi manusia dapat saling berhubungan satu sama lain baik dalam kehidupan sehari-sehari dirumah di tempat kerja, pasar, masyarakat atau dimanapun manusia berada. Tidak ada manusia yang tidak terlibat dalam komunikasi.
Komunikasi begitu sangat penting dalam kehidupan manusia, karena harus diakui bahwa manusia tidak bisa hidup tanpa komunikasi satu sama lain. Salah satu tujuan komunikasi adalah mengubah sikap dan perilaku seseorang ataupun sekelompok orang sebagaimana yang dikehendaki komunikator, agar isi pesan yang disampaikan dapat dimengerti, diyakini serta pada tahap selanjutnya.
Terdapat beberapa pendapat para ahli tentang komunikasi, diantaranya Carl  I Hoveland (Effendy, 1995 : 10)” komunikasi adalah proses dimana seorang komunikator menyampaikan perangsang untuk mengubah tingkah laku orang lain.

B.    Rumusan Masalah
1.     Jelaskan Definisi dari komunikasi menurut para ahli?
2.     Jelaskan dimensi-dimensi dari komunikasi ?


DEFINISI KOMUNIKASI DAN DIMENSI-DIMENSI KOMUNIKASI

A.    Definisi Komunikasi
Istilah komunikasi atau communication berasal dari bahasa Latin, yaitu communication yang berarti pemberitahuan atau pertukaran. Kata sifatnya communis,  yang bermakna umum atau bersama-sama.

Salah satu tujuan komunikasi adalah mengubah sikap dan perilaku seseorang ataupun sekelompok orang sebagaimana yang dikehendaki komunikator, agar isi yang disampaikan dapat dimengerti, diyakini serta dapat dimengerti pada tahap selanjutnya.

Terdapat beberapa pendapat para ahli tentang komunikasi, diantaranya :
Ø  Carl  I Hoveland (Effendy, 1995 : 10)” komunikasi adalah proses dimana seorang komunikator menyampaikan perangsang untuk mengubah tingkah laku orang lain.

Ø  Sarah Trenholm dan Arthur Jensen (1996 :4) mendefinisikan komukasi ialah a process by wich a source transmits a message to a receiver through some channel”(komunikasi adalah suatu proses dimana sumber mentransmisikan pesan kepada penerima melalui beragam saluran).

Ø  Gode (1969 :5) mendefiniskan komunikasi adalah  suatu proses yang membuat kebersamaan bagi dua atau lebih yang semula monopoli oleh satu atau beberapa orang.

Ø  Evertt m. Rogers dan Lawrence Kincaid (1981; 18) menyatakan bahwa komunikasi adalah suatu  proses di mana dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi antara satu sama lain, yang pada gilirannya terjadi saling pengertian yang mendalam.

Ø  Menurut Harold D. Lasswell, sebagaimana  dikutip oleh Sendjaja (1999: 7) cara yang baik untuk menggambarkan komunikasi adalah dengan menjawab pertanyaan berikut : who say what in which Channel To Whom With What Effect ? (siapa mengatakan apa dengan saluran apa kepada siapa dengan efek bagaimana ?

Ø  Menurut E.O. Wolman dalam buku Dictionary of Behavioral Science menyebutkan enam pengertian komunikasi :
1.     Penyampaian perubahan energi dari suatu tempat ke tempat lain seperti dalam system saraf atau penyampaian gelombang-gelombang suara.
2.     Penyampaian atau penerimaan signal atau pesan oleh organisme.
3.     Pesan yang disampaikan.
4.     (Teori Komunikasi). Proses yang dilakukan satu sistem untuk mempengaruhi sistem yang lain melalui pengaturan signal-signal yang disampaikan.

Ø  (K. Lewin)  Pengaruh satu wilayah pesona pada wilayah pesona yang lain sehingga perubahan dalam satu wilayah menimbulkan perubahan yang berkaitan pada wilayah lain.

Psikologi menyebut komunikasi pada penyampaian energi adalah dari alat-alat indera ke otak, pada peristiwa penerimaan dan pengolahan informasi, yakni pada proses saling berpengaruh di antara berbagai sistem dalam diri organisme.

b. Dimensi- Dimensi komunikasi
Ada beberapa dimensi-dimensi komunikasi diantaranya :
a.      Isi
Maksud dari isi dalam dimensi komunikasi adalah proses menerima dan memberikan pesan, pada saat komunikasi berlangsung antara individu yang satu dengan yang lain, ataupun ketika individu berada ditengah tengah kelompok.
b.     Kebisingan
Maksud dari kebisingan adalah suara atau bunyi secara fisik merupakan tekanan, pergeseran pertikel dalam medium elastis seperti misalnya udara. Secara fisiologis merupakan sensasi yang timbul sebagai akibat prograsi energi getaran dari suatu sumber getar yang sampai ke gendang telinga. Misalnya ketika Ani dan nina melakukan komunikasi pada saat bermain boneka terkadang Ani berteriak dengan intonasi tinggi dengan jarak yang tidak jauh kepada nina untuk mengatakan “ayo berlari bersama”, disitulah akan muncul kebisingan.

c.      Jaringan
Struktur jaringan yang dipergunakan oleh suatu organisasi dapat sangat bermanfaan bagi kecepatan dan ketepatan komunikasi antar anggotanya satu sama lain.
Misalnya, ketika kita berada dalam suatu organisasi, yang didalamnya terdapat banyaknya kelompok, terkadang disitu  seseorang mengira, komunikasi yang terjadi dalam organisasi itu secara langsung, tetapi sebenarnya komunikasi yang terjadi adalah komunikasi jaringan, seperti misalnya Ani mengira nina berbicara dengannya, tetapi sebenarnya nina berbicara dengan dino, disitu muncullah jaringan dalam komunikasi.
d.     Arah
Komunikasi mempunyai dua arah, yanitu satu arah, dan dua arah hal ini merupakan dimensi dari komunikasi secara bebas. Misalnya, apapun yang dikomunikasikan oleh Nina, Ani, dan Dino semua perbincangan itu memiliki arah dan tujuan yang jelas.








PENUTUP

Semua mahluk hidup, tidak akan pernah lepas dari komunikasi. Komunikasi sangat penting bagi kehidupan kita sehari-hari. Tanpa komunikasi kita tidak akan mengerti apa yang dibicarakan orang lain kepada kita, karena komunikasi adalah  proses pemberi dan penerimaan pesan, menganalisa faktor-faktor personal dan situasional yang mempengaruhi individu dengan individu yang lain, atau individu dengan kelompok.

REFERENSI

Wiryanto, 1989. Pengantar ilmu Komunikasi. Grasindo Gramdia widjasarana Indonesia : Jakarta
Rakhmat Jalaludin, 2005.  Psikologi Komunikasi. Remaja Rosdakarya : Bandung


Tidak ada komentar:

Posting Komentar